Welcome To Azteca's Blog

Selasa, 13 Maret 2012

CLOUD COMPUTING, THE NEW BREAKTHROUGH

Let’s just say right now you are an executive at a large corporation(that sounds cool). And your job is to make sure that all of your employess have the right hardware and software for them to work on their jobs. Well maybe buying for everyone and purchasing all software or software licenses can solve the problem, but maybe it isn’t an efective way. Can you imagine how much money will you spend whenever you hire a new employe ? Yeah you need to buy a new hardware and software or make sure your current software licenses still allows to be used by another user. Lucky for you if your corporation’s pockets are large and aren’t empty, but what if you aren’t that lucky ?

You can relax an breath awile cause there is an alternative way. Instead of installing a suite of software for each computer, you'd only have to load one application. That application would allow workers to log into a Web-based service which hosts all the programs the user would need for his or her job. Remote machines owned by another company would run everything from e-mail to word processing to complex data analysis programs. That’s called Cloud computing, and guess what. . . . it’s gonna safe alot of box :D

In a cloud computing system, there's a significant workload shift. Local computers no longer have to do all the heavy lifting when it comes to running applications. The network of computers that make up the cloud handles them instead. Hardware and software demands on the user's side decrease. The only thing the user's computer needs to be able to run is the cloud computing system's interface software, which is a simple Web browser and the cloud's network takes care of the rest.

There is a good chance for you to have some experience with cloud computing, if you already have an e-mail account with a Web-based e-mail service like Hotmail, Yahoo! Mai, Gmail, etc. All you need to do is to log in to Web E-mail account, and run the software you like while the oftware and storage for your account doesn't exist on your computer . . . it's on the service's computer cloud.
My Opinion :

Gaming World
I guess Cloud computing will be a new breakthrough in computing. It will efected many ‘worlds’, let’s just say one of them like Gaming world. Cloud computing really makes a new taste in gaming world. These days, we can just play a video game without having it installed in your computer. Just browse to a specific web(ex/ Ninjakita), log in and play it. And the best part is. . .  it’s free :D
Have you ever dream to play the newest game that support newest DirectX (which mean there will be awesome graphics)in your “intel atom netbook” ? well maybe in the future that can happen by cloud computing. This will be good “intel atom netbook” user but it will be “kick in the ass” for Nividia and ATI.

Changing the way of the world
Cloud computing may has a chance to change the way of the world in the future. Maybe people don’t need to buy software or software licenses like these days, people just need to create an ID, log in to the web and uses the software you need. There will be two kinds of ID, Free ID for Trial version or light version and a payment ID for Full version of the software. This maybe good for software developer. No more hacked software.



Kamis, 26 Januari 2012

Review DOTA (Tugas Softskill)


Video di atas merupakan review sebuah game “Old School” RTS online yang cukup populer yaitu DOTA. Review tersebut dibuat oleh saya(Raditya) bersama teman saya Achmad dan Luqman. Kami disini atas nama GameFreaks2ia11 mereview salah satu hero dalam DOTA yaitu bloodseeker dan overall dari DOTA itu sendiri dari segi gamplay, grafis dan lain-lain.
Untuk lebih jelasnya silakan cek video di atas atau bisa dilihat disini
atau http://www.youtube.com/watch?v=Olf2VfhQXwM&feature=player_embedded
disusun oleh :
Raditya Azteca Putra (55410527)
Achmad (50410063)
Luqman Nurrohim (54410095)

dari 2IA11 untuk Tugas Softskill

Selasa, 24 Januari 2012

Perkembangan Cinema DIgital

Jika sebelumnya saya membahas mengenai TV Digital, maka kali ini Cinema yang terkena dampak dari era digital sehingga muncul istilah Cinema Digital.

Cinema Digital cukup berbeda dari Cinema biasa. Jika Cinema pada umunnya menggunakan media film dan diproyeksikan oleh Movie projector, Cinema Digital menggunakan media DVD atau Blue-Ray dan diproyeksikan oleh Digital projector.

Keutungan:
1.Gambar dan suara yang dihasilkan lebih bagus

Kerugian :
1. Cinema yang Movie Projector saja mematok harga yang cukup mahal, sudah pasti lebih mahal bagi Cinema yang menggunakan Digital Projector.

Perkembangan Cinema Digital sendiri di negara-negara maju masih dalam tahan perkembangan, sementara perkembangan Cinema Digital di Indonesia sendiri masih sangat minim sekali. Di Indonesia hampir seluruh cinema masih menggunakan Movie Projector yang hanya bisa memproyeksikan film saja dan masih sangat sedikit cinema yang menggunakan Digital Projector.

Berikut merupakan sejarah perkembangan Cinema Digital :

1999
Pada 18 Juni 1999, Teknologi DLP CINEMA projector didemonstrasikan di Amerika Utara.

2000
Pada 19 Januari 2000, Sociaety of Motion Picture and Television Engineers di Amerika Utara membentuk kelompok pertama dalam pengembangan Cinema Digital.
Hingga Desember 2000, ada 15 Cinema Digital di America Utara, 11 di Eropa Barat, 4 di Aisa, dan 1 di Amerika Selatan.

2002
Digital Cinema Initiatives (DCI) di bentuk pada Maret 2002 dimana diikuti oleh berbagai Motion picture Studio seperti Disney, Waner Bros Studio, Sony Picture Entertainment,dll.

2004
Pada bulan April 2004, dengan bekerja sama dengan American Society of cinematographers, DCI menciptakan materi evaluasi standar (the ASC/DCI StEM material) untuk pengujian pemutaran 2K dan 4K dan teknologi kompresi. DCI memilih JPEG2000 sebagai dasar untuk kompresi dalam sistem.

2005
Format 2K mulai digunakan.

2006
Tecatat pada pertengahan 2006, sudah ada 400 teater yang menggunakan 2K digital projectors dengan peningkatan tiap bulannya.

2009
Sony menggati seluruh film projectors dengan 4K digital projectors.

2011
SMPTE mengeluarkan set komplit yang standar untuk Digital Cinema.

Referensi  :
http://en.wikipedia.org/wiki/Digital_cinema

TV DIGITAL




Saat ini adalah era digital, segala sesuatu serba digital. Sampai-sampai TV digital pun muncul. Namu apa sebenarnya TV Digital itu ?

Menurut wikipedia, Televisi digital atau DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.

Jadi TV Digital sedikit berbeda dari TV biasa, jika pada TV biasa kita hanya membutuhkan sebuah Antena untuk menerima sinyal analog maka TV Digital menggunakan sebuah parabola/Antena(yang dapat menerima sinyal Digital)  dan receiver.



Kira-kira seperti inilah algoritma pebedaan TV biasa dan TV digital :


 
dan berikut merupakan beberapa algoritma TV Digital yang lain:

1. Algoritma Multicasting


2. Algoritma Digital to Analog


Seperti biasa, setiap hal memiliki kelebihan dan kekurangan, berikut merupakan kelebihan dan kekurangan TV Digital :

Kelebihan :
1. Gambar dan suara lebih bagus.
2. Memilik feature HDTV(High Definition TV), jadi sangatlah berguna bagi pemilik TV yang mensupport HDTV.
3. Tak hanya dapat menerima Chanel-chanel lokan namun luar juga.
4. Jangkauan sinyal yang luas, karena dibantu oleh satelit.

Kekurangan :
1. Bila sinyal sedang jelek, maka gambar akan patah-patah.
2. Membutuhkan peralatan khusus(parabola dan reciver) yang cukup mahal.

Sementara itu perkemabangan TV Digital di Indonesia sendri masihlah kalah dengan perkemabangan TV Digital di Negara-negara maju seperti USA atau German. Hal ini dikarenakan distribusi yang belom luas dan harganya yang masih cukup mahal. Beberapa distributor TV Digital masih mematok harga yang cukup tinggi tiap bulannya, sehingga masyarakat lebih menyukai TV biasa yang tak dipumut biaya tiap bulannya alias gratis.





Referensi :
http://id.wikipedia.org/wiki/Televisi_digital

http://id.wikipedia.org/wiki/Televisi_digital_di_Indonesia
google

Minggu, 27 November 2011

New Media




Apa itu New media ? Pertanyaan itu sering kali muncul dari orang awam. Seperti yang dijelaskan oleh Wikipedia, Media baru adalah istilah yang luas dalam studi media yang muncul di bagian akhir abad ke-20. Sebagai contoh, New media memungkinkan untuk akses ke konten kapan saja, dimana saja, pada setiap perangkat digital. Yang membedakan New media dari media tradisional adalah digitalisasi konten ke bit. Ada juga aspek dinamis produksi konten yang dapat dilakukan secara real time, tapi penawarannya kurangnya standar dan belum mampu mendapatkan daya tarik.

Teknologi yang paling digambarkan sebagai "New media" adalah digital, sering memiliki karakteristik yang dimanipulasi, melalui jaringan, padat, kompresibel, dan interaktif . Beberapa contoh mungkin internet, website, multimedia komputer, game komputer, CD-ROM, dan DVD. Media baru tidak termasuk program-program televisi, film, majalah, buku, atau kertas berbasis publikasi - kecuali mereka mengandung teknologi yang memungkinkan interaktivitas digital.

Sosial network atau jejaring sosial merupakan New media dalam media sosial. Saat ini Sosial network berkembang sangat pesat, hampir setiap saat ada saja orang yang menggunakannya. Mungkin saat ini Sosial network merupakan salah satu New media yang digemari oleh masyrakat, lihat saja tak hanya orang dewasa saja yang menggunakannya, kaum remaja banyak yang menggunakannya bahkan tak heran bila zaman sekarang anak SD sudah memiliki akun Facebook atau twitter.

Dengan berkembangnya social network di masyarakat, maka sudah dapat dipastikan bahwa social network memberikan dampak kepada masyarakat.

Dampak positif dari social network adalah memudahkan masyarakat untuk berkomunikasi. Dulu untuk berkomunikasi dengan orang yang berada jauh dari kita, kita menggunakan telpon namun hal ini tak effisien karena telpon ke luar daerah atau luar negri sangatlah mahal biayanya. Sedangkan kita bisa menggunakan surat agar lebih mrah, namun tetap saja ada kekurangannya, berkomunikasi dengan surat sangat tidak efisien karena waktu yang ditempuh untuk surat sampai pada lokasi penerima tidaklah cepat (jika kita mengirim ke luar daerah atau luar negri). Namun sekarang tak perlu khawatir, dengan adanya social network kita dapat berkomunikasi dengan orang lain di dunia dengan cepat dan murah.

Namun tak hanya dampak postif saja, ada juga dampak negatifnya. Berbagai macam kasus meluai berdatangan dengan adanya social network. Dimulai dari para remaja yang lebih suka mebuka twitter dibandingkan belajar sampai dipecatnya seorang karyawan karena membahas perilaku jelek atasannya di status Facebooknya.

Selanjutnya saya akan membahas beberapa situs jejaring social yang digemari banyak orang

FACEBOOK



Well, mengkin saat ini sudah banyak orang yang menggunakan situs jejaring social ini. Social network ini didirikan oleh Mark Zuckerberg bersama teman sekamarnya dan sesama mahasiswa ilmu komputer Eduardo Saverin, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes.
Pada awalnya situ ini terbatas untuk mahasiswa Harvard saja, kemudian diperluas ke perguruan lain di Boston, Ivy League, dan Universitas Stanford. Situs ini secara perlahan membuka diri kepada mahasiswa di universitas lain sebelum dibuka untuk siswa sekolah menengah atas, dan akhirnya untuk setiap orang yang berusia minimal 13 tahun. Namun sekarang hampir setiap orang dapat menggunakannya.

TWITTER


Twitter merupakan salah satu situs jejaring social yang sangat populer di kalangan masyarakat. Situs ini didirikan oleh Jack Dorsey pada tahun 2006. Situs ini berbasis di San Bruno, California dekat San Francisco, di mana situs ini pertama kali dibuat. Twitter juga memiliki server dan kantor di San Antonio, Texas dan Boston, Massachusetts.

Jika Facebook terkenal dengan update status, maka Twitter terkenal dengan istilah tweet atau kicauan. Tweet adalah teks tulisan hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil pengguna. Kicauan bisa dilihat secara luar, namun pengirim dapat membatasi pengiriman pesan ke daftar teman-teman mereka saja. Pengguna dapat melihat kicauan penulis lain yang dikenal dengan sebutan pengikut.

HEELLO


Heello merupakan situs jejarang social baru yang diluncurkan oleh Noah Everett pada August 10, 2011. Heello disebut-sebut sebagi kembaran dari twitter. Hal ini dikarenakan kosep dan design Heello sangatlah mirip denga Twitter.



Referensi :

http://en.wikipedia.org/wiki/New_media
http://id.wikipedia.org/wiki/Facebook
http://id.wikipedia.org/wiki/Twitter
http://en.wikipedia.org/wiki/Heello